COBA CEK PASTA GIGIMU SEKARANG..!!! INILAH RAHASIA ARTI DIBALIK KODE WARNA PADA KEMASAN PASTA GIGI !!! ( TOLONG DI BAGIKAN ).
Akhir-akhir ini, imbauan untuk siaga tentukan pasta gigi banyak beredar di sosial media terutama Facebook. Diisi tentang kandungan bahan aktif dalam pasta gigi yang bisa di kenali berdasarkan pada kode warna dalam kemasannya.

Imbauan yang diberikan (berbagi) lewat cara berantai ini diimbangi dengan ilustrasi yang perlihatkan letak kode warna yang dimaksud. Kode berupa garis kecil di bagian bawah tube atau kemasa pasta gigi itu juga dilingkari dengan warna merah supaya terlihat.
Informasi tentang arti kode yang diikutkan dalam posting-an itu kurang lebih terdaftar sebagai berikut :
Green : Alami.
Blue : Alami + Medicine.
Red : Alami + Chemical composition.
Black : Pure Chemical.
Lalu di bawahnya ada peringatan " BE AWARE OF THE PRODUCTS THAT YOU USE DAILY! " tidak ada informasi setelah itu. Versus lain ada yang lewat cara gamblang mengatakan beberapa merk pasta gigi, dengan mengemukakan bila pasta gigi dengan kode hijau yaitu yang terbaik.
" Selalu jelas hal semacam itu (kode warna) belum pernah saya kenal, " kata drg Ratu Mirah Afifah, GCClinDent, MDSc, Professional Relationship Manager Oral Care Unilever, pemegang merk Pepsodent, saat dikonfirmasi detikHealth, seperti ditulis Senin (26/8/2013).
Namun drg Ratu Mirah meyakinkan, semua ingredients atau kandungan terlebih bahan aktif semestinya sudah tercatat dalam paket. Tanpa ada butuh mengartikan kode meskipun, siapapun bisa tahu bahan aktif apa saja yang ada di dalam pasta giginya.
Yang tentu lagi menurut drg Ratu Mirah, semua pasta gigi pasti mempunyai kandungan fluoride karena bahan itu dibutuhkan untuk menguatkan e-mail dan terlepas dari gigi berlubang. Saat ini, semua pasta gigi di Indonesia harus mempunyai kandungan bahan fluoride itu.
Terkecuali fluoride, beragam jenis bahan aktif yang lain juga sering ditambahkan sesuai sama kepentingan pasien. Umpamanya HAP (hydroxyapatite) mineral dan potassium citrate untuk gigi sensitif, serta zinc citrate untuk memelihara kesehatan gusi.
" Semua pasta gigi yang mengedar di Indonesia sudah lewat kesepakatan BPOM (Tubuh Pengawasan Obat serta Makanan) jadi aman untuk dipakai keseharian, " pungkas drg Ratu Mirah.

Imbauan yang diberikan (berbagi) lewat cara berantai ini diimbangi dengan ilustrasi yang perlihatkan letak kode warna yang dimaksud. Kode berupa garis kecil di bagian bawah tube atau kemasa pasta gigi itu juga dilingkari dengan warna merah supaya terlihat.
Informasi tentang arti kode yang diikutkan dalam posting-an itu kurang lebih terdaftar sebagai berikut :
Green : Alami.
Blue : Alami + Medicine.
Red : Alami + Chemical composition.
Black : Pure Chemical.
Lalu di bawahnya ada peringatan " BE AWARE OF THE PRODUCTS THAT YOU USE DAILY! " tidak ada informasi setelah itu. Versus lain ada yang lewat cara gamblang mengatakan beberapa merk pasta gigi, dengan mengemukakan bila pasta gigi dengan kode hijau yaitu yang terbaik.
" Selalu jelas hal semacam itu (kode warna) belum pernah saya kenal, " kata drg Ratu Mirah Afifah, GCClinDent, MDSc, Professional Relationship Manager Oral Care Unilever, pemegang merk Pepsodent, saat dikonfirmasi detikHealth, seperti ditulis Senin (26/8/2013).
Namun drg Ratu Mirah meyakinkan, semua ingredients atau kandungan terlebih bahan aktif semestinya sudah tercatat dalam paket. Tanpa ada butuh mengartikan kode meskipun, siapapun bisa tahu bahan aktif apa saja yang ada di dalam pasta giginya.
Yang tentu lagi menurut drg Ratu Mirah, semua pasta gigi pasti mempunyai kandungan fluoride karena bahan itu dibutuhkan untuk menguatkan e-mail dan terlepas dari gigi berlubang. Saat ini, semua pasta gigi di Indonesia harus mempunyai kandungan bahan fluoride itu.
Terkecuali fluoride, beragam jenis bahan aktif yang lain juga sering ditambahkan sesuai sama kepentingan pasien. Umpamanya HAP (hydroxyapatite) mineral dan potassium citrate untuk gigi sensitif, serta zinc citrate untuk memelihara kesehatan gusi.
" Semua pasta gigi yang mengedar di Indonesia sudah lewat kesepakatan BPOM (Tubuh Pengawasan Obat serta Makanan) jadi aman untuk dipakai keseharian, " pungkas drg Ratu Mirah.